Whe~en’s Blog

March 18, 2008

Maulid Nabi ~ 5

Filed under: Religi, Maulid

APA HUKUMNYA MERAYAKAN MAULID NABI ?
http://www.almanhaj.or.id/content/273/slash/0
http://www.almanhaj.or.id/content/273/slash/1
http://www.almanhaj.or.id/content/273/slash/2
http://www.almanhaj.or.id/content/273/slash/3
Minggu, 22 Februari 2004 15:16:10 WIB
Oleh  :  Imam Muhammad bin Ali bin Muhammad Asy-Syaukani (1173-1250H)

Halaman ke-1 dari 4
PENDAHULUAN EDITOR
Bismillahi- rahmaani-rahiim
Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah, kita memuji-Nya, memohon pertolongan, petunjuk dan ampunan serta bertaubat kepada-Nya. Kita memohon perlindungan dari kejahatan diri dan amalan kita kepada-Nya. Sesungguhnya barang siapa yang telah Allah berikan petunjuk, niscaya tidak akan ada yang mampu menyesatkannya, dan barang siapa yang telah Allah sesatkan, niscaya tidak akan ada yang mampu memberikannya petunjuk.

Saya bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak diibadahi kecuali Allah semata, dan tiada sekutu bagi-Nya, dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusannya.

Amma ba’du.
Sungguh menuntut ilmu syariat dan berdakwah kepadanya serta mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya, memberikan peringatan kepada kaum muslimin dari perbuatan yang diharamkan dan kemungkaran, dan menjauhkan mereka dari perbuatan bid’ah adalah termasuk dari amar-ma’ruf dan nahi-mungkar. Yang mana Allah telah menjadikan kebaikan bagi ummat ini apabila mereka mau menegakkannya, sebagai mana firman Allah.

"Artinya : Kamu adalah ummat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah". [Al-Imron : 110] (more…)

Maulid Nabi ~ 4

Filed under: Religi, Maulid

HUKUM MERAYAKAN HARI KELAHIRAN NABI DI MASJID
http://www.almanhaj.or.id/content/1049/slash/0
Selasa, 28 September 2004 07:40:52 WIB
Oleh  :  Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Pertanyaan:
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Bolehkah kaum muslimin berkumpul di masjid untuk mengkaji peri kehidupan Nabi pada malam 12 Rabi’ul Awwal dalam rangka hari kelahiran beliau yang mulia tanpa meliburkan siang harinya sebagai hari raya? Kami berselisih pendapat dalam masalah ini, ada yang mengatakan bahwa ini bid’ah hasanah dan ada juga yang mengatakan bukan bid’ah hasanah.

Jawaban:
Kaum muslimin tidak boleh menyelenggarakan perayaan hari kelahiran Nabi pada malam 12 Rabi’ul Awwal atau malam lainnya, dan tidak boleh juga menyelenggarakan perayaan hari kelahiran selain beliau Saw, karena perayaan hari kelahiran termasuk bid’ah dalam agama, sebab Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah merayakan hari kelahirannya semasa hidupnya, padahal beliaulah yang mengajarkan agama ini dan menetapkan syari’at-syari’at dari Rabbnya , beliau juga tidak pernah memerintahkannya, Khulafa’ur Rasyidin dan para sahabat serta para tabi’in pun tidak pernah melakukannya. Maka dengan demikian diketahui bahwa perayaan itu merupakan bid’ah, sementara Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda,
"Artinya : Barangsiapa membuat sesuatu yang baru dalam urusan kami (dalam Islam) yang tidak terdapat (tuntunan) padanya, maka ia tertolak." (more…)

Maulid Nabi ~ 3

Filed under: Religi, Maulid

HUKUM MERAYAKAN HARI KELAHIRAN DAN SEJENISNYA
http://www.almanhaj.or.id/content/499/slash/0
Kamis, 18 Maret 2004 21:32:23 WIB
Oleh  :  Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Pertanyaan.
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Sebagian masyayikh ada yang mengadakan perayaan-perayaan yang saya tidak tahu dasarnya dalam syari’at, seperti perayaan maulid (hari kelahiran) Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, malam isra’ mi’raj dan hijrah nabawiyah (tahun baru Islam). Kami mohon perkenan Syaikh untuk menjelaskan kepada kami apa yang ditunjukkan oleh syari’at dalam masalah ini sehingga kami bisa mengetahuinya dengan jelas.

Jawaban
Tidak diragukan lagi bahwa Allah telah menyempurnakan untuk umat ini agamanya dan menyempurnakan nikmatNya, sebagaimana firmanNya,
"Artinya : Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu, dan telah Kuridhai Islam itu jadi agamamu. [Al-Ma’idah : 3] (more…)

Maulid Nabi ~ 2

Filed under: Religi, Maulid

BEBERAPA CONTOH BID’AH MASA KINI
http://www.almanhaj.or.id/content/539/slash/0
Kamis, 25 Maret 2004 22:45:41 WIB
Oleh  :  Syaikh Dr Sahlih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan

Di antaranya adalah :
[a]. Perayaan bertepatan dengan kelahiran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada bulan Rabiul Awwal.

[b].Tabarruk (mengambil berkah) dari tempat-tempat tertentu, barang-barang peninggalan, dan dari orang-orang baik, yang hidup ataupun yang sudah meninggal.

[c]. Bid’ah dalam hal ibadah dan taqarrub kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala
Bid’ah-bid’ah modern banyak sekali macamnya, seiring dengan berlalunya zaman, sedikitnya ilmu, banyaknya para penyeru (da’i) yang mengajak kepada bid’ah dan penyimpangan, dan merebaknya tasyabuh (meniru) orang-orang kafir, baik dalam masalah adat kebiasaan maupun ritual agama mereka. Hal ini menunjukkan kebenaran (fakta) sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
“Artinya : Sungguh kalian akan mengikuti cara-cara kaum sebelum kalian” [Hadits Riwayat At-Turmudzi, dan ia men-shahihkannya]

[1]. Perayaan Bertepatan Dengan Kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Pada Bulan Rabiul Awwal. (more…)

Maulid Nabi ~ 1

Filed under: Religi, Maulid

Perayaan Hari Kelahiran Nabi [Maulid Nabi]
http://www.almanhaj.or.id/content/1441/slash/0
Rabu, 25 Mei 2005 07:14:12 WIB
Oleh  :  Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin : Apa hukum perayaan hari kelahiran Nabi?

Jawaban
Pertama: Malam kelahiran Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak diketahui secara pasti, tapi sebagian ulama kontemporer memastikan bahwa itu pada malam kesembilan Rabi’ul Awal, bukan malam kedua belasnya. Kalau demikian, perayaan pada malam kedua belas tidak benar menurut sejarah.

Kedua: Dipandang dari segi syari’at, perayaan itu tidak ada asalnya. Seandainya itu termasuk syari’at Allah, tentu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melakukannya dan telah menyampaikan kepada umatnya, dan seandainya beliau melakukannya dan menyampaikannya, tentulah syari’at ini akan terpelihara, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman,
"Artinya : Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya" [Al-Hijr : 9]. (more…)

Ummu ‘Uqail

Filed under: Religi, Tokoh Islam, Muslimah

UMMU ‘UQAIL SEORANG WANITA YANG MENGAJARKAN KAUM PRIA UNTUK BERSABAR
http://www.almanhaj.or.id/content/2375/slash/0
Jumat, 7 Maret 2008 15:49:06 WIB
Oleh  :  Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq

Inilah seorang wanita yang mengajarkan kepada kaum pria untuk bersabar, terutama terhadap kaum wanita, dan mengajarkan kepada mereka supaya ridha dengan ketentuan Allah. Kita memohon kepada Allah, semoga para wanita kita belajar bersabar ketika mengalami musibah yang menyedihkan, agar melahirkan untuk kita tokoh-tokoh seperti Abu Bakar, ‘Umar, ‘Utsman, ‘Ali, Malik, Ahmad dan asy-Syafi’i.

Abul Faraj Ibnu al-Jauzi mengatakan bahwa al-Ashma’i berkata, “Aku dan kawanku keluar menuju dusun, lalu kami tersesat jalan. Tiba-tiba kami menjumpai gubuk di kanan jalan, lalu kami menuju ke sana dan mengucapkan salam. Ternyata seorang wanita menjawab salam kami seraya bertanya, ‘Siapa kalian?’ Kami menjawab, ‘Kaum yang tersesat jalan. Kami datang kepada kalian untuk mengunjungi kalian.’ Ia mengatakan, ‘Wahai kaum, palingkan wajah kalian dariku hingga aku menyelesaikan apa yang menjadi hak kalian.’ Kami pun melakukannya, lalu ia melemparkan kepada kami alas tidur seraya mengatakan, ‘Duduklah di situ hingga puteraku datang. (more…)

Ummu Ibrahim Al-Bashariyyah

Filed under: Religi, Tokoh Islam, Muslimah

UMMU IBRAHIM AL-BASHARIYYAH, SEORANG WANITA AHLI IBADAH
http://www.almanhaj.or.id/content/2376/slash/0
Sabtu, 8 Maret 2008 10:20:18 WIB
Oleh  :  Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq

Ummu Ibrahim al-Bashariyyah, seorang wanita ahli ibadah. Dikisahkan bahwa di Bashrah terdapat para wanita ahli ibadah, di antaranya adalah Ummu Ibrahim al-Hasyimiyah. Ketika musuh menyusup ke kantong-kantong perbatasan wilayah Islam, maka orang-orang tergerak untuk berjihad di jalan Allah. Kemudian ‘Abdul Wahid bin Zaid al-Bashri berdiri di tengah orang-orang sambil berkhutbah untuk menganjurkan mereka berjihad. Ummu Ibrahim ini menghadiri majelisnya. ‘Abdul Wahid meneruskan pembicaraannya, kemudian menerangkan tentang bidadari. Dia menyebutkan pernyataan tentang bidadari, dan bersenandung untuk menyifatkan bidadari.

Gadis yang berjalan tenang dan berwibawa
Orang yang menyifatkan memperoleh apa yang diungkapkannya

Dia diciptakan dari segala sesuatu yang baik nan harum
Segala sifat jahat telah dienyahkan (more…)

Wanita~1

Filed under: Religi, Muslimah

Kedudukan Wanita Dalam Islam
http://www.almanhaj.or.id/content/2372/slash/0
http://www.almanhaj.or.id/content/2372/slash/1
Selasa, 4 Maret 2008 12:22:25 WIB
Oleh  :  Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Penulis membahas masalah ini, karena orang-orang yang tidak senang kepada Islam dan orang-orang bodoh menganggap bahwa Islam merendahkan martabat wanita. Hal ini berkaitan dengan dianjurkannya wanita berada di rumah, wajibnya mereka memakai jilbab, wajibnya mereka melayani suami, diterimanya persaksian dua orang wanita sedangkan laki-laki cukup seorang saja, hak waris wanita separuh dari hak laki-laki, atau ketidak-senangan mereka hanya disebabkan Islam membolehkan seorang laki-laki ta’addud (poligami/ beristeri lebih dari satu). Padahal dengan dibolehkannya poligami jutru mengangkat martabat wanita.

Bagaimana pun, seorang wanita yang bersuami lebih baik daripada wanita yang hidup sebagai perawan tua, hidup menjanda, atau bahkan bergelimang dengan dosa lagi menghinakan diri dengan hidup melacur. Bahkan, ada wanita yang jahat dan zhalim mengatakan kepada suaminya, “Lebih baik engkau berzina/melacur daripada aku dimadu.” Na’udzu billaahi min dzalik. (more…)

March 11, 2008

Belajar Ngaji dari Mas Jenny :-)

Filed under: misscellaneous

Belajar Ngaji dari Mas Jenny emoticon

Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al-Qur’an) [Al-Ankabut : 45]
Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu kitab Tuhanmu (Al-Qur’an) [Al-Kahfi : 27]

Diriwayatkan oleh Aisyah Radhiyallahu ‘anha. Beliau berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.  Artinya : Orang yang mahir membaca Al-Qur’an, dia berada bersama para malaikat yang terhormat dan orang yang terbata-bata di dalam membaca Al-Qur’an serta mengalami kesulitan, maka baginya dua pahala [Potongan Hadits yang dikeluarkan oleh Imam Muslim dari hadits Aisyah Radhiyallahu ‘anha no. 244-(898), kitab Al-Musafirin wa Qashruha, bab. 38]

Mungkin saya termasuk orang yang ngeyel atau paling ngeyel, karena apapun kata orang soal cara belajar, saya tetap belajar dari mana saja, dari apa saja dan dari siapa saja.  Nobody’s perfect.  Jadi tiap orang punya kelemahan dan kelebihan.  Kenapa kita tidak belajar dari kelebihan dan kebaikan orang?

Saya yakin, akan ada yang menyanggah saya, kenapa saya tidak belajar dari Rasulullah, dari para sahabat.  Sudah pasti saya belajar dari Rasulullah.  Karena bukankah panutan kita adalah Beliau. (more…)

March 5, 2008

Mas Saya Cape

Filed under: misscellaneous

Mas Saya Cape

Mas saya cape, begitu kalimat pembuka curhatan saya ke seorang teman.

Bayangkan saja, seseorang sudah berjanji kepada saya untuk melakukan suatu hal yang tentu saja tidak bertentangan dengan aqidah jika saya-pun melakukan suatu hal untuk teman tersebut.

Saya sudah melaksanakan apa yang teman saya minta, dan saya mengingatkan bahwa ada janji yang harus dia tepati.  Ternyata teman saya menambahkan syarat lain akan menepati janjinya jika saya melakukan satu hal lagi untuk dia.  (more…)






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham