Whe~en’s Blog

September 19, 2007

Kurma Sebagai Simbol Kebaikan

Filed under: Religi, All About Kurma

KURMA SERING DIGUNAKAN SEBAGAI SIMBOL KEBAIKAN DALAM ISLAM
http://www.almanhaj.or.id/content/2232/slash/0
Selasa, 18 September 2007 08:02:09 WIB
Oleh  :  Abu Zubair Zaki Rakhmawan

[a]. Kurma Sering Digunakan Sebagai Simbol Kebaikan Dalam Islam
Kurma adalah termasuk kebutuhan pangan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Arab sebagai makanan pokok, oleh karena itu kurma termasuk bahan makanan untuk zakat fitrah.

Sebagaimana hadits.

“Artinya : (Kategori makanan yang termasuk) zakat itu ada empat macam, tepung gandum, terigu, kismis, dan kurma kering” [1]

Sedangkan kurma sebagai gambaran dari kebaikan terkandung dalam hadits berikut ini.

Dari Al-Mundzir bin Jarir, dari ayahnya,ia berkata, “Kami pernah bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada permulaan siang yang terik”. Lalu ia melanjutkan : ‘Lalu datanglah kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam suatu kaum dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak memakai baju, hanya memakai kain selimut (yang nampak dari yang memakainya hanya bagian kepala saja), atau mantel dari karung sambil menyandang pedang, kebanyakan mereka dari kabilah Mudhar, bahkan semuanya dari Mudhar. Melihat kondisi demikian, wajah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berubah (karena merasa iba) melihat kefakiran yang menimpa mereka. Beliau masuk dan keluar kembali, kemudian menyuruh Bilal untuk mengumandangkan adzan dan iqamat. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan shalat kemudian diikuti dengan khutbah, beliau bersabda : “ Wahai sekalian manusia, bertakwalah kepada Rabb-mu yang telah menciptakanmu dari seroang diri… hingga akhir ayat …. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu” (An-Nisaa : 1) (Juga membaca ayat dalam surat Al-Hasyr), “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat) ; dan bertakwalah kepada Allah..” [Al-Hasyr : 18] (more…)

September 18, 2007

Derajat Hadits Bacaan Berbuka Puasa dan Kelemahan Hadits Fadhilah Puasa

DERAJAT HADITS-HADITS TENTANG BACAAN WAKTU BERBUKA PUASA DAN KELEMAHAN BEBERAPA HADITS TENTANG KEUTAMAAN/FADLILAH FADHILAH PUASA
http://www.almanhaj.or.id/content/1927/slash/0
Minggu, 27 Agustus 2006 03:20:32 WIB
oleh   :   Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat

Dibawah ini akan saya turunkan beberapa hadits tentang dzikir atau do’a di waktu berbuka puasa Kemudian akan saya terangkan satu persatu derajatnya sekalian. Maka, apa-apa yang telah saya lemahkan (secara ilmu hadits) tidak boleh dipakai atau diamalkan lagi, dan mana yang telah saya nyatakan syah (shahih atau hasan) bolehlah saudara-saudara amalkan. Kemudian saya iringi dengan tambahan keterangan tentang kelemahan beberapa hadits lemah/dla’if tentang keutamaan puasa yang sering dibacakan di mimbar-mimbar khususnya di bulan Ramadhan.

Hadits Pertama

"Artinya : "Dari Ibnu Abbas, ia berkata : Adalah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila berbuka (puasa) beliau mengucapkan : Allahumma Laka Shumna wa ala Rizqika Aftharna, Allahumma Taqabbal Minna Innaka Antas Samiul ‘Alim (artinya : Ya Allah ! untuk-Mu aku berpuasa dan atas rizkqi dari-Mu kami berbuka. Ya Allah ! Terimalah amal-amal kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, Maha Mengetahui)". [Riwayat : Daruqutni di kitab Sunannya, Ibnu Sunni di kitabnya ‘Amal Yaum wa-Lailah No. 473. Thabrani di kitabnya Mu’jamul Kabir]

Sanad hadits ini sangat Lemah/Dloif (more…)

September 17, 2007

Makan tujuh Butir Kurma Ajwah Dapat Menangkal Racun dan Sihir

Filed under: All About Kurma

MAKAN TUJUH BUTIR KURMA AJWAH DAPAT MENANGKAL RACUN DAN SIHIR
http://www.almanhaj.or.id/content/2229/slash/0
Sabtu, 15 September 2007 07:09:42 WIB
Oleh  :  Abu Zubair Zaki Rakhmawan

Dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim, diriwayatkan hadits dari Shahabat Sa’ad bin Abi Waqqash, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau pernah bersabda.

“Artinya : Barangsiapa mengkonsumsi tujuh butir kurma Ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir” [1]

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullaah menukilkan perkataan Imam Al-Khathabi tentang keistimewaan kurma Ajwah : “Kurma Ajwah bermanfaat untuk mencegah racun dan sihir dikarenakan do’a keberkahan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap kurma Madinah bukan karena dzat kurma itu sendiri” [2]

Hadits ini mempunyai banyak sekali kandungan faedahnya, sebagaimana yang dituturkan oleh Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullaah dalam kitabnya ‘Ath-Thibb An-Nabawi’ [3] : “Al-Maf’uud adalah sakit yang menyerang bagian liver (hati)[4]”. Dan kurma memiliki khasiat yang menakjubkan untuk menyembuhkan penyakit ini (dengan izin Allah), terutama sekali kurma dari Madinah, khususnya jenis Ajwah. (Pembatasan pada) jumlah tujuh itu juga mengandung khasiat yang hanya diketahui rahasianya oleh Allah. (more…)

Petunjuk Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Salam Ketika Makan Kurma

Filed under: Religi, All About Kurma

PETUNJUK RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM KETIKA MAKAN KURMA
http://www.almanhaj.or.id/content/2231/slash/0
Senin, 17 September 2007 03:05:23 WIB
Oleh  :  Abu Zubair Zaki Rakhmawan

Sesungguhnya dalam diri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam terdapat teladan dalam berbagai perkara, termasuk di dalamnya ketika makan kurma.

[a]. Disunnahkan Makan Kurma Sebelum Berangkat Shalat Iedul Fithri
Dari Anas bin Malik, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak berangkat shalat pada hari raya Iedul Fithri, sehingga beliau makan beberapa buah kurma”.

Murajja bin Raja mengatakan : “Ubaidillah pernah memberitahukan kepadaku, dimana ia menceritakan, Anas bin Malik pernah memberitahukan kepadaku, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau makan kurma itu dalam jumlah yang ganjil” [1]

Dari hadits tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa mengkonsumsi kurma sebelum menuju tempat shalat Iedul Fithri adalah sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan sangat dianjurkan untuk makan lebih dari satu kurma dengan jumlah ganjil. Hal ini berdasarkan lafazh hadits di atas yang dilafazhkan ‘tamarat’ (kurma dalam bentuk jamak, bukan satu atau dua tapi lebih dari dua). Maka satu kurma belum cukup untuk menyempurnakan ittiba’ kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karena itu dianjurkan untuk makan kurma sebanyak tiga, lima, tujuh, sembilan ataupun sebelas, yang penting adalah berjumlah ganjil dan lebih dari dua. (more…)

Kurma untuk Mentahnik Bayi dan Shadaqah

Filed under: Religi, All About Kurma

KURMA ADALAH MAKANAN PERTAMA YANG DIGUNAKAN UNTUK MENTAHNIK BAYI

http://www.almanhaj.or.id/content/2230/slash/0
Minggu, 16 September 2007 06:09:15 WIB
Oleh  :  Abu Zubair Zaki Rakhmawan

Tahnik adalah mengunyah sesuatu lalu meletakkannya di langit-langit mulut bayi. Jika dikatakan : “hanakta ash-shabiyya” maksudnya adalah engkau mengunyah kurma, lalu meratakannya di langit-langit mulut bayi.

Dianjurkan yang mentahnik bayi adalah orang yang memiliki keutamaan, kebaikan dan ilmu. Dianjurkan pula agar memohonkan berkah untuk si bayi, sebagaimana hadits berikut ini.

Dari Abu Musa Al-Asy’ari, ia berkata.

“Artinya : Anak lelakiku baru saja lahir, lantas aku membawanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sesampainya di hadapannya, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberinya nama Ibrahim, lalu mentahniknya dengan kurma dan memohonkan keberkahan baginya, setelah itu beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam serahkan lagi kepadaku” [1]

Dalam hadits lain disebutkan. (more…)

September 14, 2007

Koq Ga Puasa seh ??

Filed under: misscellaneous

Koq ga puasa seh

“Eh……… mienya buat apa?” teriak Iyem ke arah Panjul yang menenteng mie instant ke kantor padahal besok sudah mulai puasa.
“Berisik…….. ya buat persediaan tauuuuu” bales Panjul tanpa rasa malu.
“Awas kalo sampai ga puasa besok” ancam Iyem
“Puasa?? orang kerja cari makan koq disuruh puasa”

“Eh, nJul, kerja tu cari duit, kalo cari makan, ga usah gajian, tiap hari kasih makan saja 3 kali” bantah Iyem ngeyel.
“Eh, jangan2, loe bo’ong di rumah pura2 puasa, tapi di kantor ga puasa?”
“Sembarangan, gw ga sebejat itu.  Buat apa pura2, ga puasa ya bilang ga puasa” sanggah Panjul.
Untuk kesekian tahun, Panjul belum juga mau puasa, alasannya klise, akan mulai puasa kalau kelakuannya dah bener.  Kalo sudah bener2 niat.
Gimana mo niat bener, lha wong niat saja ga pernah. (more…)

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Menganjurkan Berbuka Puasa dengan Kurma

RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM MENGANJURKAN BERBUKA PUASA DENGAN KURMA
http://www.almanhaj.or.id/content/2227/slash/0

Kamis, 13 September 2007 16:15:09 WIB
Oleh  :  Abu Zubair Zaki Rahmawan

Sebagaimana hadits dari Anas bin Malik : “Rasulullah pernah berbuka puasa dengan ruthab kurma basah) sebelum shalat, kalau tidak ada ruthab, maka beliau memakan tamr (kurma kering) dan kalau tidak ada tamr, maka beliau meminum air, seteguk demi seteguk” [1]

Hadits diatas mengandung beberapa pelajaran berharga, antara lain : [2]

[1]. Dianjurkannya untuk bersegera dalam berbuka puasa.

[2]. Dianjurkannya untuk berbuka puasa dengan ruthab (kurma basah), apabila tidak ada maka boleh memakan tamr (kurma kering), jika tidak ada pula maka minumlah air.

[3]. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berbuka dengan beberapa buah kurma sebelum melaksanakan shalat. Hal ini merupakan cara pengaturan yang sangat teliti, karena puasa itu mengosongkan perut dari makanan sehingga liver (hati) tidak mendapatkan suplai makanan dari perut dan tidak dapat mengirimnya ke seluruh sel-sel tubuh. Padahal rasa manis merupakan sesuatu yang sangat cepat meresap dan paling disukai liver (hati) apalagi kalau dalam keadaan basah. Setelah itu, liver (hati) pun memproses dan melumatnya serta mengirim zat yang dihasilkannya ke seluruh anggota tubuh dan otak.

[4]. Air adalah pembersih bagi usus manusia dan itulah yang berlaku alamiyah hingga saat ini. (more…)

September 13, 2007

Sahur Penuh Cinta

Filed under: misscellaneous

Sahur Penuh Cinta

“Aku siap melangkah sendiri”
Ringtone sms membangunkan mba Dea jam 03.30, dari adiknya di Jogja.  “Bangun, Sahur, dari tadi ditelp ga nyambung2 terus”

“Oc, sholat dulu ya” jawab mba Dea, waktu Imsyak di Jakarta masih lama 04.22 pikir mBa Dea

“Aku siap melangkah sendiri”
Jam 03.45 dan……….
“Dah sahur belum? Koko sudah sahur pake ayam goreng, sudah minum susu juga, Dea mo maem pake apa?” sms dari suami mBa Dea di Vietnam.


Yach………. Keduluan dech, maksud mBa dea mo ngebangunin akhir waktu, eh malah sms berdatangan. (more…)

Sahur

S A H U R
Sumber : http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1101&bagian=0
Jumat, 15 Oktober 2004 15:53:42 WIB
Oleh  :  Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilaaly  & Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid

[1]. Hikmahnya
Allah mewajibkan puasa kepada kita sebagaimana telah mewajibkan kepada orang-orang sebelum kita dari kalangan Ahlul Kitab. Allah berfirman.

"Artinya : Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa" [Al-Baqarah : 183]

Waktu dan hukumnya pun sesuai dengan apa yang diwajibkan pada Ahlul Kitab, yakni tidak boleh makan dan minum dan menikah (jima’) setelah tidur. Yaitu jika salah seorang dari mereka tidur, tidak boleh makan hingga malam selanjutnya, demikian pula diwajibkan atas kaum muslimin sebagaimana telah kami terangkan di muka [1] karena dihapus hukum tersebut. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh makan sahur sebagai pembeda antara puasa kita dengan puasanya Ahlul Kitab.

Dari Amr bin ‘Ash Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda.

"Artinya : Pembeda antara puasa kita dengan puasanya ahli kitab adalah makan sahur" [Hadits Riwayat Muslim 1096]

[2]. Keutamaannya
[a] Makan Sahur Adalah Barokah. (more…)

Risalah Syahri Ramadhan

RISALAH SYAHRI RAMADHAN
Oleh  :  Kholid bin Abdullah Al-Hamudiy
http://www.almanhaj.or.id/content/2226/slash/0

Saudaraku muslim dan muslimah.
Assalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu

Kami sampaikan risalah ini kepada Anda dengan penuh kerinduan dan penghormatan. Kami sampaikan risalah ini dari lerung hati kami yang paling dalam, disertai luapan cinta kami kepada Anda karena Allah. Kita mohon kepada Allah yang Maha Perkasa agar Dia mempertemukan kami dan Anda kelak di Surga-Nya yang penuh dengan kenikmatan dan rahmat.

Saudaraku muslim dan muslimah.
Sehubungan dengan akan datangnya bulan Ramadhan, kami sampaikan sebuah nasihat sebagai sebuah hadiah yang berharga. Kami tidaklah membuat sesuatu yang baru dalam nasihat ini, melainkan sebagai suatu pengingatan yang insya Allah akan bermanfaat untuk orang-orang yang beriman. Kami harap, semoga Anda berkenan menerimanya dengan lapang dada dan mendoakan kita semua agar senantiasa dijaga, dibimbing oleh Allah Yang Maha Kuasa di jalan yang diridhoi-Nya.

Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mengkhususkan bulan Ramadhan dari bulan-bulan yang lainnya. Diantara kekhususan dan keutamaan Ramadhan antara lain:

[1]. Bau mulut orang yang berpuasa, lebih harum di sisi Allah, daripada minyak wangi kesturi. (more…)






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham