Whe~en’s Blog

May 16, 2007

I’m The Law

Filed under: misscellaneous

Pagi2 mba Dea sudah curhat habis2an.  Sahabatnya di seberang pusing kali baca curhat-annya.  Salam belum dijawab sudah nulis ber-alinea2.

Ternyata…………. mBa Dea lagi kesel sama orang2 yang menafsirkan ayat2 Allah menurut logika mereka sendiri.  Setiap bicara sesuatu tanpa dalil, yang ada selalu pendapat pribadi, pake logika istilah mereka.  Bukan mencari kebenaran tetapi mengemukakan pembenaran menurut mereka.

Menurut mBa Dea niyy ………… orang yang dengan berani bilang bahwa menurut mereka hukumnya begini atau begitu tanpa dalil adalah orang yang sombong, angkuh.  Siapa seh kita koq berani2nya membuat aturan sendiri, sama saja dengan angkuhnya bilang "I’m The Law".

Menurut rekan2, mBa Dea berlebihan ga seh?

Apa Pendapat Ulama?
1.  Bolehkah Menafsirkan Al-Qur’an Al-Karim dengan Teori Ilmiah ?
2.  Apa yang harus dilakukan untuk dapat menafsirkan Al-Qur’an ?

May 9, 2007

Bon Kosong

Filed under: misscellaneous

Berhubung mas Juphie punya fasilitas biaya transport diganti perusahaan, jadi tiap kali ngisi bensin selalu minta bon untuk re-imburse.

Hari minggu waktunya jalan – jalan, mampirlah ke Pom bensin.  Ternyata ga cuma mas Juphie loch yang perlu bon untuk reimburse.  Orang yang antri di depan pun tak lupa minta bon.  Karena di Pom itu tidak ada struk otomatis, maka bon diberikan dalam bentuk kosongan.  Hummm, yang bikin kaget itu orang minta bon kosong sekaligus 5 biji.

Sebenarnya sich mas Juphie lebih seneng kalo semua pom itu pake struk otomatis, jadi ga perlu ngisi bon kosong.  Selain perasaan lebih enak, juga menjaga hal – hal yang tidak diinginkan jika harus menulis sendiri.  Lebih baik hidup bersih kan, tidak dikotori oleh uang abu2 yang ga jelas.  Yach itupun sulit dilakukan, masalahnya kendaraan yang dipakai adalah kendaraan pribadi bukan dinas, jadi ya kendaraan digunakan untuk keperluan pribadi juga, walaupun uang bensin diganti perusahaan.

Bro n Sis,
Sebenarnya kita juga kali yach yang membuat kesempatan buat korupsi, coba kalo bon itu dah ditulis sesuai dengan pembelian kita.  Ga ada orang yang bisa memanfaatkan kesempatan.
 

Jika bro n sis punya kesempatan menulis di bon kosong, apa yang akan ditulis?

 

Apa kata ulama:

HUKUM MENGGUNAKAN FASILITAS PEMERINTAH (KANTOR) UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham